Aceh Singkil, 17 Oktober 2025 — Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Aceh Singkil sukses melaksanakan kegiatan Bedah Buku berjudul “Riwayat Hidup Syekh Abdurrauf Singkil” pada Kamis, 16 Oktober 2025, bertempat di Aula Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Aceh Singkil.
Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari kalangan pelajar, mahasiswa, guru, tokoh agama, dan masyarakat umum. Acara tersebut digelar sebagai upaya memperkenalkan kembali sosok Syekh Abdurrauf As-Singkily, ulama besar asal Singkil yang dikenal luas sebagai penyebar Islam dan pembaharu pendidikan keagamaan di Aceh pada abad ke-17.
Dalam kegiatan ini, Tgk. Azwar Ramnur, M.A., Pimpinan Pondok Pesantren Al Anshar Lae Balno, tampil sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, beliau menjelaskan secara mendalam perjalanan hidup Syekh Abdurrauf, mulai dari masa belajar di tanah kelahiran hingga perjalanannya menuntut ilmu ke Makkah dan Madinah.
“Syekh Abdurrauf bukan hanya seorang ulama besar, tetapi juga seorang pendidik, penulis, dan pembaharu yang membawa Islam ke dalam kehidupan masyarakat secara damai dan berilmu. Beliau mencontohkan bahwa ilmu tidak boleh berhenti di kepala, tapi harus mengalir ke hati dan amal,” ungkap Tgk. Azwar dalam sesi pemaparan.
Beliau juga menekankan pentingnya menghidupkan kembali semangat thalabul ‘ilmi (menuntut ilmu) dan tradisi membaca di kalangan generasi muda, sebagaimana diwariskan oleh para ulama terdahulu. Menurutnya, literasi bukan hanya tentang membaca buku, tetapi juga memahami nilai dan pesan moral di baliknya.
Plh. Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Aceh Singkil, Ali Hasmi, SE., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Kegiatan bedah buku ini menjadi momentum penting untuk membangkitkan semangat literasi di daerah kita. Melalui warisan Syekh Abdurrauf, kita belajar bahwa membaca dan menulis adalah jembatan menuju kemajuan peradaban,” ujarnya.
Ali Hasmi menambahkan, pihaknya akan terus mendorong kegiatan literasi berbasis nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal agar masyarakat Aceh Singkil semakin mencintai ilmu dan budaya membaca.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara peserta dan pemateri, yang berlangsung hangat dan inspiratif. Para peserta mengaku mendapatkan banyak wawasan baru tentang sejarah Islam di Aceh serta nilai-nilai keteladanan Syekh Abdurrauf yang relevan dengan kehidupan masa kini.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Aceh Singkil berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang cerdas, berilmu, dan berkarakter, sejalan dengan semangat literasi yang diwariskan oleh para ulama terdahulu.(*)
Foto: RRI




