ACEH SINGKIL, 8 NOVEMBER 2026 – Majlis Mujadalah Kiai Kampung (MKK) bekerja sama dengan Dayah Al Anshar Lae Balno, Desa Lae Balno, Kecamatan Danau Paris, Kabupaten Aceh Singkil, menyelenggarakan kegiatan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara Indonesia pada Ahad, (8/11).

Kegiatan ini menjadi ikhtiar batin sekaligus wujud kepedulian para kiai kampung, kalangan pesantren, dan masyarakat terhadap masa depan bangsa di tengah berbagai persoalan, tantangan, dan dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pimpinan Dayah Al Anshar Lae Balno, Dr. Tgk. Azwar Ramnur, MA, menyampaikan bahwa doa bersama ini bukan sekadar kegiatan seremonial keagamaan, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan spiritual umat dalam menjaga keutuhan bangsa dan memohon pertolongan Allah SWT.

“Berbagai persoalan, tantangan, dan ujian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara membutuhkan persatuan, kesabaran, kearifan, serta pertolongan Allah SWT. Inilah salah satu tujuan utama (maqshadul a’zham) dari penyelenggaraan doa bersama ini. Kita ingin mengetuk pintu langit, memohon agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan keselamatan, kedamaian, dan keberkahan,” demikian disampaikan Dr. Tgk. Azwar Ramnur.

Sementara itu, Founder Majlis Mujadalah Kiai Kampung (MKK), Muhammad Najib Salim Attamimi (Syekh Najib), melalui pesan tertulis yang dibacakan Tgk. Baihaqi, S.Si menyatakan bahwa Indonesia merupakan rumah bersama yang harus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, menjaga keselamatan bangsa bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga seluruh rakyat, termasuk para ulama dan tokoh agama.

“Mendoakan para pemimpin agar senantiasa berada di jalan yang benar merupakan bagian dari ikhtiar kita dalam menyelamatkan bangsa. Kritik, nasihat, dukungan, dan doa merupakan bentuk kepedulian terhadap kepemimpinan nasional. Oleh karena itu, dalam kegiatan ini secara khusus kami juga mendoakan agar Bapak Presiden Republik Indonesia, Haji Prabowo Subianto, senantiasa diberikan kesehatan lahir dan batin, umur panjang yang berkah, kejernihan pikiran dan hati, serta kebijaksanaan dalam memimpin negeri ini,” ungkap Syekh Najib.

Lebih lanjut, kegiatan doa bersama ini mengusung tiga pesan utama gerakan MKK.

Pertama, Doa untuk Indonesia. Memohon kepada Allah SWT agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan keselamatan, persatuan, kedamaian, dan kemakmuran. Indonesia diharapkan tetap kokoh sebagai bangsa yang besar, rukun dalam keberagaman, serta terhindar dari berbagai perpecahan dan ancaman yang dapat merusak persatuan.

Kedua, Doa untuk Presiden. Memohon agar Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang yang penuh keberkahan, kekuatan lahir dan batin, kejernihan berpikir, serta kebijaksanaan dan keberhasilan dalam mengemban amanah rakyat dan memimpin negara.

Ketiga, Doa untuk Rakyat. Memohon agar Allah SWT mengangkat kesulitan masyarakat, mengurangi angka kemiskinan, membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya, memajukan desa dan kampung, serta menghadirkan keadilan dan kesejahteraan yang dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan doa bersama ini dilaksanakan pada Ahad, 8 November 2026, bertempat di Dayah Al Anshar Lae Balno, Desa Lae Balno, Kecamatan Danau Paris, Kabupaten Aceh Singkil. Kegiatan ini melibatkan para kiai, anggota Majlis Mujadalah Kiai Kampung, kalangan pesantren, serta masyarakat.

Melalui kegiatan ini, MKK dan Dayah Al Anshar Lae Balno berharap tumbuh kesadaran bersama bahwa menjaga Indonesia tidak hanya dilakukan melalui ikhtiar lahiriah, tetapi juga melalui kekuatan doa, persatuan, kepedulian sosial, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Leave a Comment